Perhimpunan Advokat Indonesia Rumah Bersama Advokat (PERADI RBA) tengah mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) IV yang sudah dimulai sejak Juni 2025 dan dijadwalkan berlangsung hingga April 2026. Adapun masa kepengurusan PERADI RBA periode 2020-2025 akan berakhir pada Maret 2026.
Mengenai calon ketua umum (caketum), Ketua Umum PERADI RBA, Luhut Pangaribuan mengatakan hingga kini belum ada pihak yang secara resmi mendeklarasikan diri. Meski begitu, ia memastikan PERADI RBA memiliki banyak tokoh potensial yang bisa memimpin organisasi.
Sebelumnya, Luhut menyebut tokoh-tokoh di PERADI RBA seperti Ahmad Fikri Assegaf, Ifdhal Kasim, Saor Siagian, H. Rizal Damanik, Imam Hidayat, dan lain-lain merupakan figur-figur yang mumpuni dan layak menjadi calon.
Baca Juga:
- Jelang Munas, PERADI Pimpinan Luhut Pangaribuan Ajak Anggota Daftarkan Diri Jadi Pemilih
- Bakal Ganti Kepemimpinan, PERADI RBA Bersiap Gelar Munas!
Menanggapi hal tersebut, Ketua Bidang Advokasi dan HAM PERADI RBA, Haris Azhar, menyatakan optimismenya terhadap munculnya sejumlah nama calon potensial dalam bursa calon ketua umum. Menurutnya, beberapa nama seperti Imam Hidayat dan Ahmad Fikri Assegaf memiliki kapasitas dan pengalaman yang kuat di bidang advokasi.
“Kalau lihat kiprah dan performa mereka, saya menilai Bang Fikri dan Mas Imam ini dua figur yang sangat mumpuni. Mereka punya pengetahuan luas sebagai advokat, pengalaman manajemen kantor advokat cukup berhasil, serta latar belakang pendidikan yang keren-keren. Skill manajemen dan krisisnya juga oke. Jadi saya senang PERADI RBA bisa menghasilkan calon-calon seperti ini,” ujar Haris saat ditemui Hukumonline di Jakarta, Jumat (10/10).
Lebih lanjut, advokat sekaligus aktivis HAM ini menyoroti tiga hal utama yang sebaiknya dimiliki oleh seorang calon ketua umum PERADI RBA. Pertama, pengetahuan dan pengalaman yang memadai sebagai advokat maupun pengelola organisasi.
















