Syarat Mendapatkan Tanda Daftar Gudang

PERTANYAAN
Apa itu TDG? Apakah memang setiap gudang wajib didaftarkan? Apa syarat pendaftaran TDG?
Pro

Pusat Data
Koleksi peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan yang sistematis serta terintegrasi
Solusi
Wawasan Hukum
Klinik
Tanya jawab gratis tentang berbagai isu hukum
Berita
Informasi dan berita terkini seputar perkembangan hukum di Indonesia
Jurnal
Koleksi artikel dan jurnal hukum yang kredibel untuk referensi penelitian Anda
Event
Informasi mengenai seminar, diskusi, dan pelatihan tentang berbagai isu hukum terkini
Klinik
Berita
Login
Pro
Layanan premium berupa analisis hukum dwibahasa, pusat data peraturan dan putusan pengadilan, serta artikel premium.
Solusi
Solusi kebutuhan dan permasalahan hukum Anda melalui pemanfaatan teknologi.
Wawasan Hukum
Layanan edukasi dan informasi hukum tepercaya sesuai dengan perkembangan hukum di Indonesia.
Catalog Product
Ada Pertanyaan? Hubungi Kami



Apa itu TDG? Apakah memang setiap gudang wajib didaftarkan? Apa syarat pendaftaran TDG?
Terima kasih atas pertanyaan Anda.
Artikel di bawah ini adalah pemutakhiran kedua dari artikel dengan judul Syarat Mendapatkan Tanda Daftar Gudang (TDG), yang pertama kali dipublikasikan pada 21 Februari 2024, kemudian dimutakhirkan pertama kali pada 12 November 2024.
Simak panduan mengurus izin usaha di Easybiz. Untuk solusi terbaik pendirian dan perizinan usaha, dapatkan konsultasi gratis di sini atau melalui [email protected].
Sebelum membahas tanda daftar gudang (“TDG”), kami akan menerangkan terlebih dahulu menerangkan perihal gudang itu sendiri.
Menurut Pasal 1 angka 41 PP 3/2026, gudang adalah suatu ruangan tidak bergerak yang tertutup dan/atau terbuka dengan tujuan tidak untuk dikunjungi oleh umum, tetapi untuk dipakai khusus sebagai tempat penyimpanan barang yang dapat diperdagangkan dan tidak untuk kebutuhan sendiri.
Adapun gudang terdiri dari gudang tertutup dan gudang terbuka.[1] Berkaitan dengan gudang tertutup digolongkan atas:[2]
Sedangkan, gudang terbuka dengan kriteria luas paling sedikit 1.000 m2.[3]
Namun, perlu diingat bahwa penggolongan gudang dapat diubah dengan peraturan Menteri Perdagangan berdasarkan hasil rapat koordinasi yang dipimpin oleh menteri yang menyelenggarakan sinkronisasi dan koordinasi serta pengendalian pelaksanaan urusan kementerian dalam penyelenggaraan pemerintahan di bidang perekonomian, yang dihadiri menteri/kepala lembaga pemerintah nonkementerian atau pejabat yang ditunjuk untuk mewakili yang diberikan kewenangan untuk dan atas nama menteri/kepala lembaga pemerintah nonkementerian.[4]
Perihal TDG, Pasal 61 ayat (1) PP 29/2021 mengatur bahwa setiap pemilik gudang wajib memiliki TDG dari Menteri Perdagangan. TDG adalah bukti pendaftaran gudang yang diberikan kepada pemilik gudang.[5] Artinya, untuk memiliki TDG tersebut, pemilik gudang harus melakukan pendaftaran gudang.[6]
Kewenangan penerbitan TDG dilaksanakan oleh Menteri Perdagangan,[7] yang melimpahkan kewenangan penerbitannya kepada:[8]
Gubernur DKI Jakarta untuk provinsi DKI Jakarta dan bupati/wali kota dapat melimpahkan kewenangan penerbitan TDG kepada kepala unit pelayanan terpadu satu pintu.[9] Kepala unit pelayanan terpadu satu pintu ini berwenang melakukan penerbitan TDG secara elektronik melalui sistem yang terintegrasi dengan sistem kementerian/lembaga pemerintah nonkementerian dan menyerahkan tembusan TDG yang telah diterbitkan kepada menteri dan kepala dinas yang membidangi perdagangan.[10]
Lebih lanjut, dalam Lampiran II PP 28/2025 (hal. II.G.31), TDG termasuk pada Perizinan Berusaha untuk Menunjang Kegiatan Usaha (“PB UMKU”), yaitu legalitas yang diberikan kepada pelaku usaha untuk menunjang kegiatan usaha.[11]
Baca juga: Dasar Regulasi tentang PB UMKU
Masih bersumber dari lampiran yang sama, syarat pengajuan TDG adalah sebagai berikut:
Kemudian perihal TDG terdapat kewajiban bagi pemilik gudang dan pengelola gudang, antara lain:[12]
Masa berlaku TDG adalah selama pelaku usaha menjalankan kegiatan usaha, dan jangka waktu penerbitannya 5 hari.[13]
Meskipun pemilik gudang wajib mendaftarkan gudangnya untuk memiliki TDG, namun terdapat beberapa gudang yang dikecualikan dari aturan mengenai pendaftaran gudang, di antaranya:[14]
Perkaya riset hukum Anda dengan analisis hukum terbaru dwi bahasa, serta koleksi terjemahan peraturan yang terintegrasi dalam Hukumonline Pro, pelajari lebih lanjut di sini.
Demikian jawaban kami terkait syarat pengajuan TDG sebagaimana ditanyakan, semoga bermanfaat.
Dasar Hukum:
[1] Pasal 60 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Perdagangan (“PP 3/2026”)
[2] Pasal 60 ayat (2) PP 3/2026
[3] Pasal 60 ayat (3) PP 3/2026
[4] Pasal 60 ayat (4) PP 3/2026
[5] Pasal 1 angka 43 PP 3/2026
[6] Pasal 61 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Perdagangan (“PP 29/2021”)
[7] Pasal 62 ayat (1) PP 29/2021
[8] Pasal 62 ayat (2) PP 29/2021
[9] Pasal 63 ayat (1) PP 29/2021
[10] Pasal 63 ayat (2) PP 29/2021
[11] Pasal 1 angka 4 Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (“PP 28/2025”)
[12] Lampiran II PP 28/2025, hal. II G.31-32
[13] Lampiran II PP 28/2025, hal. II G.31
[14] Pasal 69 PP 29/2021