Besaran Uang Pisah Tak Diatur, Karyawan Masih Berhak Terima?

Bacaan 4 Menit
Besaran Uang Pisah Tak Diatur, Karyawan Masih Berhak Terima?
Pertanyaan

Di dalam Peraturan Perusahaan (“PP”) tempat saya bekerja, diatur jika pekerja mengundurkan diri dari perusahaan maka ia akan menerima uang penghargaan masa kerja (“UPMK”) dan uang penggantian hak (“UPH”) sesuai ketentuan Pasal 156 UU Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Bagaimana dengan uang pisah kalau tidak diatur dalam perusahaan? Apakah ini berarti perusahaan memberikan saya UPMK sesuai UU Ketenagakerjaan? Mohon penjelasannya.

Intisari Jawaban

Pasca diundangkannya Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan peraturan pelaksananya, kini pekerja yang mengundurkan diri atas kemauan diri sendiri dan memenuhi syarat berhak atas Uang Penggantian Hak (“UPH”) dan uang pisah.

Secara hukum, besaran uang pisah tidak diatur dalam peraturan perundang-undangan, tapi ditentukan dalam perjanjian kerja, Peraturan Perusahaan (“PP”), atau Perjanjian Kerja Bersama (“PKB”).

Lantas, bagaimana jika besaran uang pisah belum diatur dalam perjanjian kerja, PP, atau PKB? Apakah pekerja yang mengundurkan diri tetap berhak menerima uang pisah?

Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

Punya Masalah Hukum Yang Sedang Dihadapi?
Mulai dari Rp 30.000
Powered By Justika