Pasal untuk Menjerat Pencuri Pulsa Telepon

Bacaan 11 Menit
Pasal untuk Menjerat Pencuri Pulsa Telepon
Pertanyaan

Saat ini sedang marak tentang kasus pencurian atau penyedotan pulsa lewat content provider. Kasus tersebut apakah melanggar UU ITE? Jika melanggar, pasal berapa yang dilanggar?

Intisari Jawaban
?
Penyelenggara telekomunikasi sering bekerja sama dengan pihak penyedia konten (content provider) dalam layanan yang disediakan. Untuk itu perlu melihat ketentuan dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 9 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Jasa Penyediaan Konten Pada Jaringan Bergerak Seluler (?Permenkominfo 9/2017?). Di dalamnya terdapat aturan mengenai tanggung jawab penyelenggara jaringan, maupun Penyelenggara Jasa Penyediaan Konten.
?
Perlu dipahami bahwa mekanisme yang digunakan dalam pelanggaran pencurian pulsa sebagaimana Anda maksud adalah mekanisme berlangganan berbayar yang merupakan penyediaan Konten secara berkala yang bersifat komersial dengan memberlakukan Tarif Premium atau Tarif Normal kepada Pelanggan. Lewat mekanisme tersebut, seharusnya calon pelangganlah yang melakukan pendaftaran/registrasi berdasarkan informasi penawaran yang diberikan. Setelah itu, penyelenggara jasa penyediaan konten melakukan konfirmasi kepada calon pelanggan, lalu calon pelanggan menyampaikan persetujuan dengan membalas konfirmasi berlangganan, apabila calon pelanggan tidak membalas konfirmasi tersebut maka pendaftaran/registrasi dibatalkan.
?
Atas pelanggaran Permenkominfo 9/2017, baik penyelenggara jaringan maupun Penyelenggara Jasa Penyediaan Konten dapat dikenakan sanksi administratif berupa:
  1. surat teguran;
  2. perintah penghentian operasional sementara (temporary suspension); atau
  3. pencabutan izin penyelenggaraan.
?
Menarik untuk disimak adalah dalam Pasal 34 Permenkominfo 9/2017 terdapat hak pengguna untuk mengajukan ganti rugi kepada penyelenggara jasa penyediaan konten dan/atau penyelenggara jaringan atas kesalahan dan/atau kelalaian yang dilakukan dan menimbulkan kerugian terhadap pengguna.
?
Lalu bagaimana ketentuannya dalam ranah hukum pidana? Penjelasan lebih lanjut dapat Anda simak dalam ulasan di bawah ini.
?