Jenis-jenis Badan Usaha dan Karakteristiknya

Bacaan 12 Menit
Jenis-jenis Badan Usaha dan Karakteristiknya
Pertanyaan

Suatu kegiatan usaha yang berdiri dengan status perusahaan dagang atau usaha dagang (toko) yang telah berkembang secara kualitas dan kuantitas usaha, apakah wajib untuk mengubah status usahanya? Bagaimana hubungan hukumnya dengan tenaga kerja yang dipekerjakan di tempat usahanya tersebut manakala hubungan antara pengusaha dan pekerja tidak dilandasi dengan perjanjian? Wajib atau tidakkah perusahaan/usaha dagang tersebut untuk membentuk peraturan perusahaan, serta hak-hak pekerja, sebagaimana menurut UU Ketenagakerjaan? Terima kasih.

Intisari Jawaban

Apabila dalam perkembangannya Perusahaan Dagang/Usaha Dagang ("PD/UD") memiliki visi misi dan tujuan untuk memperluas kegiatan PD/UD dan/atau diwajibkan dalam peraturan perundang-undangan, maka jenis PD/UD dapat "diubah" dengan membentuk badan usaha baru.

Badan usaha digolongkan dari jenisnya, ada yang badan hukum dan bukan badan hukum, yaitu:

  1. Badan Usaha Berbentuk Badan Hukum:
  1. Perseroan Terbatas (PT);
  2. Yayasan;
  3. Koperasi.

 

  1. Badan Usaha Bukan Berbentuk Badan Hukum:
  1. Persekutuan perdata;
  2. Firma;
  3. Persekutuan Komanditer (CV).

Bagaimana karakteristiknya masing-masing?

Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.