Jumat, 14 September 2018

Jika Dituduh Membantu Melakukan Kejahatan

Jika Dituduh Membantu Melakukan Kejahatan

Pertanyaan

Saya seorang pengrajin emas, lebih tepatnya sebagai pelebur perhiasan. Lalu beberapa hari lalu saya mendapat pesanan untuk peleburan emas, dan ternyata emas itu merupakan pembelian dari toko emas lain yang bersumber dari pencurian. Lalu saya diperiksa sebagai tersangka dengan tuduhan "membantu tindak kejahatan" dan diwajibkan lapor ke Polda setiap hari Senin dan Kamis. Apakah tepat jika saya dijadikan sebagai tersangka? Padahal saya sebagai pengrajin emas tidak mengetahui asal-usul emas tersebut. Mohon jawabannya. Terima kasih.

Intisari Jawaban

Seseorang dapat dikatakan telah membantu melakukan tindak pidana berdasarkan Pasal 56 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana apabila iadengan sengaja memberikan bantuantersebut,pada waktu atau sebelumkejahatan itu dilakukan.
Jika Anda dituduh telah membantu melakukan tindak pidana, maka harus ada pembuktian mengenai adanya unsur sengaja pada tindakan Anda untuk membantu melakukan tindak pidana tersebut. Yang mana, berdasarkan keterangan Anda, Anda tidak mengetahui telah meleburkan emas yang berasal dari hasil curian, maka sepatutnya Anda tidak dapat dikatakan telah membantu tindak pidana.
Lalu upaya apa yang dapat Anda lakukan atas penetapan Anda sebagai tersangka? Penjelasan lebih lanjut dapat Anda simak dalam ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Ingin Masalah Anda Segera Tuntas?

Percayakan masalah hukum Anda ke ahlinya. Hubungi konsultan hukum profesional, hanya Rp299.000,- per 30 menit.

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : LBH Jakarta
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua