Selasa, 09 Juli 2019

Jika Seorang Ibu Menelantarkan Anaknya

Jika Seorang Ibu Menelantarkan Anaknya

Pertanyaan

Orang tua saya menikah lagi dan dianugerahi anak perempuan sekarang umur (9). 2 Tahun yang lalu terjadi cekcok di keluarga yg menyebabkan ibu menjadi pergi kerja di luar kota dan ayah yg sering keluar sehingga anak menjadi terlantar. Semenjak itu saya yang mengurus adik saya seperti anak sendiri termasuk memenuhi kebutuhan finansialnya. Hasilnya anak lebih dekat dengan saya daripada orang tuanya sendiri dikarenakan saya lebih tau cara mengasuh. Beberapa bulan kemudian terjadi perceraian. Namun setelah ibunya pulang, anak diserahkan ke ibu tapi tidak boleh bertemu dengan saya dikarenakan terjadi cekcok dengan saya karena tidak kemampuan ibu dalam mengasuh. Setiap saya ingin bertemu/mengajak tidak diperbolehkan oleh pihak keluarga ibu sementara anaknya sendiri ingin sekali ikut dengan saya bahkan sampai menangis setiap kali terjadi. Apakah perilaku pihak keluarga ibu bisa dikatakan diskriminasi dan eksploitasi dikarenakan anak tidak boleh bertemu/diajak saya demi kesenangan orang tua semata namun anak berkeinginan? Saya tidak segan-segan menuntut bila mereka melanggar pasal perlindungan anak. Terima kasih sebelumnya.

Intisari Jawaban

Untuk meluruskan dan sekaligus menjawab pertanyaan Anda, dapat disimpulkan melalui 2 penjelasan, yakni:
  • Pertama, tindakan seorang ibu yang tidak merawat dan tidak memenuhi kebutuhan finansial anak tergolong sebagai penelantaran anak, bukan eksploitasi ataupun diskriminasi anak. Jika seseorang mengetahui adanya tindakan penelantaran anak yang disertai bukti permulaan yang cukup, maka dapat mengambil langkah hukum dengan membuat Laporan Polisi di Kantor Kepolisian setempat atau membuat pengaduan ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia;
  • Kedua, jika dalam Putusan Pengadilan mengenai perceraian ditentukan hak asuh anak jatuh ke tangan ibu, maka ibulah yang berhak atas pemeliharaan anak sehari-hari. Sebab ibu dianggap dapat bertanggung jawab dan dapat melakukan pemeliharaan pada anaknya dengan baik.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua