Kamis, 25 July 2019

Jika Meminjam dan Menjual Motor Teman Tanpa Izin

Jika Meminjam dan Menjual Motor Teman Tanpa Izin

Pertanyaan

Bulan lalu saya pergi ke warung dengan teman SD saya yang sudah lama tidak bertemu. Maksud saya mau beli makanan di warung, saat saya minta ia untuk menunggu di motor, eh teman saya malah bawa kabur motor saya. Seminggu kemudian dia telepon saya, minta maaf. Katanya dia minjam motor dan menjual motor saya untuk keperluan pribadi. Dia berjanji akan diganti uangnya tapi ia tidak menyebutkan kapan uang tersebut akan diganti. Tapi saya bilang tidak bisa, karena saya sudah lapor polisi minggu lalu, dan kata Polisi itu kasus ini adalah pencurian. Apakah tetap disebut mencuri kalo teman saya udah izin kesaya sesudah mengambil dan berjanji kembalikan uang saya? Betulkah pencurian?

Intisari Jawaban

Tindakan teman Anda yang mengambil motor Anda tanpa izin lalu menjual untuk keperluan pribadi, meskipun memberitahukan Anda seminggu setelah peristiwa tersebut termasuk ke dalam tindak pidana pencurian yang diatur dalam Pasal 362 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
PENJAWAB : Dimas Hutomo, S.H.
MITRA : Bung Pokrol
Dimas Hutomo mendapatkan gelar sarjana hukum dari Universitas Airlangga pada 2014 dengan mengambil Peminatan Sistem Peradilan.
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua