Hukum Perkawinan Orang Tua dengan Anak Angkat dan Dampak Warisnya

Bacaan 7 Menit
Hukum Perkawinan Orang Tua dengan Anak Angkat dan Dampak Warisnya
Pertanyaan
Sering ada berita seorang lansia, baik kakek-kakek atau nenek-nenek menikahi anak angkatnya yang jauh lebih muda . Apakah ini boleh menurut hukum? Saya juga curiga ini ada kaitannya dengan waris mewaris. Apakah dugaan saya benar?
Intisari Jawaban
Hukum Indonesia tidak mengenal batasan usia maksimal untuk boleh menikah. Jadi, seorang lanjut usia (“lansia”) sekalipun masih boleh menikah.
 
Selain itu, perkawinan terlarang bagi yang berhubungan darah, kekerabatan tertentu, atau susuan. Contohnya, sepanjang si anak angkat tidak menjadi anak susuan atau ternyata merupakan keponakan dari lansia tersebut, maka keduanya boleh menikah.
 
Di sisi lain, memang terdapat perbedaan hubungan kewarisan antara anak angkat dengan orang tua angkatnya dan antara seorang suami dengan istri. Penjelasan selengkapnya dapat Anda klik ulasan di bawah ini.