Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan Dinilai Mustahil Tanpa Hukum yang Adil
IRCA 2026

Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan Dinilai Mustahil Tanpa Hukum yang Adil

Pembangunan ekonomi semestinya diarahkan untuk menciptakan sistem sosial yang adil bagi masyarakat, bukan sebaliknya.

Willa Wahyuni
Bacaan 3 Menit
Senior Associate Ail Amir & Associates Law Firm, Zaid Mushafi dalam Breakout Session Indonesia Regulatory Compliance Award (IRCA) 2026, Jumat (22/5/2026). Fotografer/Resa Esnir
Senior Associate Ail Amir & Associates Law Firm, Zaid Mushafi dalam Breakout Session Indonesia Regulatory Compliance Award (IRCA) 2026, Jumat (22/5/2026). Fotografer/Resa Esnir

Indonesia Regulatory Compliance Awards (IRCA) 2026 tak hanya membahas pentingnya kepatuhan korporasi, tetapi juga menyoroti tantangan penegakan hukum yang dinilai semakin kompleks bagi dunia usaha. Perubahan regulasi yang cepat, hingga meningkatnya tuntutan tata kelola perusahaan memiliki peran yang semakin strategis dalam menjaga keberlanjutan bisnis.

Senior Associate Ail Amir & Associates Law Firm, Zaid Mushafi menekankan pentingnya kepastian hukum, kehati-hatian korporasi, hingga risiko lenturnya tafsir penegak hukum dalam perkara yang berkaitan dengan uang negara. Dinamika penegakan hukum tindak pidana korupsi yang dinilai semakin lentur dalam menafsirkan kerugian negara dan konflik kepentingan.

Karena itu, pelaku usaha terutama yang bekerja sama dengan pemerintah atau BUMN agar tidak hanya patuh terhadap aturan, tetapi juga memahami pola tafsir aparat penegak hukum. Misalnya dalam perkara impor gula yang menyeret nama Tom Lembong dan melibatkan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI).

Menurut Zaid, posisi PPI dalam kasus itu hanya sebagai pihak pengatur pengadaan yang bekerja sama dengan perusahaan swasta. Karena itu, perusahaan yang bersinggungan dengan uang negara harus sangat berhati-hati dalam setiap pengambilan keputusan bisnis.

Please be careful. Konteks seperti ini sangat lentur dan mudah,” ujarnya dalam Breakout Session Indonesia Regulatory Compliance Award (IRCA) 2026, Jumat (22/5/2026).

Baca juga:

Hukumonline.com

Mantan Menteri Perdagangan Tom Lembong saat menjadi pembicara secara daring di layar. Fotografer/ Resa Esnir

Selain perkara impor gula, Zaid juga menyinggung kasus yang menyeret Nadiem Makarim. Ia menilai konstruksi conflict of interest dalam kasus tersebut dipaksakan terhadap pemegang saham yang tidak memiliki kewenangan dalam pengambilan keputusan maupun pengawasan operasional perusahaan.

Halaman Selanjutnya:
Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info