Rabu, 17 October 2018

Perbandingan Waktu Kerja dengan Waktu Istirahat Karyawan Sektor Pertambangan

Perbandingan Waktu Kerja dengan Waktu Istirahat Karyawan Sektor Pertambangan

Pertanyaan

Saya bekerja di perusahaan kontraktor pertambangan bauksit di pedalaman Kalimantan. Jam kerja saya dimulai dari pukul 07.00-17.00 WIB dan lewat dari pukul 17.00 baru dihitung jam lembur. Dan waktu istirahat saya 3 bulan kerja - 2 minggu cuti. Apakah wajar atau bertentangan dengan undang-undang?

Intisari Jawaban

Jika dikaitkan dengan jam kerja Anda yang bekerja mulai jam 07.00 17.00 dengan asumsi terdapat waktu istirahat selama 1 (satu) jam atau dengan kata lain bekerja selama 9 (sembilan) jam per hari, maka waktu kerja Anda tersebut tidaklah melanggar ketentuan dalam Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor KEP-234/MEN/2003 tentang Waktu Kerja dan Istirahat Pada Sektor Usaha Energi dan Sumber Daya Mineral Pada Daerah Tertentu (Kepmenakertrans 234/2003). Sebab Pasal 2 huruf c, f, i, dan l Kepmenakertrans 234/2003 secara tegas memperbolehkan adanya jam kerja 9 (sembilan) jam dalam 1 (satu hari). Sehingga dengan demikian waktu jam kerja Anda sah menurut hukum.
Lalu bagaimana dengan waktu istirahatnya? Penjelasan lebih lanjut dapat Anda simak dalam ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua