Meminta Jasa Seks via Medsos, Dapatkah Dijerat UU ITE?

Bacaan 7 Menit
Meminta Jasa Seks via Medsos, Dapatkah Dijerat UU ITE?
Pertanyaan

Bilamana saya chat dengan orang lain, bisakah orang yang saya chat itu menjerat saya dengan UU ITE? Misalkan isi chat saya ini tentang saya menawar dia transaksi seksual, sedangkan dia merasa dilecehkan dengan chat saya itu. Saya tidak menyebarluaskan, cuma sekedar chat saja. Kalau saya bersalah di mata hukum, berapa lama masa hukuman yang harus saya terima? Dan solusi terbaiknya bagaimana? Mohon pencerahannya, terima kasih.

Intisari Jawaban
?
Menurut hemat kami, isi chat Anda tentang menawar seseorang untuk melakukan transaksi seksual kepada Anda bukan termasuk ke dalam tindakan yang dapat dijerat dengan Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik?(?UU ITE?)?sebagaimana yang telah diubah oleh?Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik?(?UU 19/2016?) tentang pendistribusian dan/atau pentransmisian informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik, karena tindakan Anda tidak dilakukan di muka umum/tidak tersiar (di ruang terbuka) atau tidak disebarluaskan, sebagaimana merujuk kepada Pasal 310 dan 311 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (?KUHP?).
?
Terhadap tindakan Anda, kemungkinan termasuk tindak pidana yang memiliki muatan melanggar kesusilaan, yang mana Anda dapat dikenakan sanksi berdasarkan Pasal 27 ayat (1) UU ITE. Selain itu, Anda juga dimungkinkan dijerat dengan Pasal 315 KUHP.
?
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda simak dalam ulasan di bawah ini.
?