Jumat, 21 August 2020

Korban Masih Hilang, Apakah Terpidana Penculikan Bisa Dipidana atas Perbuatan Lain?

Korban Masih Hilang, Apakah Terpidana Penculikan Bisa Dipidana atas Perbuatan Lain?

Pertanyaan

Ada tindak pidana penculikan dan sudah divonis pengadilan. Apakah keluarga bisa melakukan upaya hukum kembali terhadap para terpidana dalam kasus pembunuhan karena korban belum ditemukan sampai saat ini (terpidana divonis penculikan karena korban tidak ada walaupun dalam penyelidikan telah diakui bahwa korban mati). Apa ada dasar hukum yang bisa digunakan?

Intisari Jawaban

Niat keluarga korban untuk melaporkan para terpidana atas dugaan tindak pidana pembunuhan atau menghilangkan nyawa orang tidak dapat direalisasikan sepanjang perbuatan yang dimaksud adalah perbuatan yang sama dengan perbuatan yang telah dijatuhi putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap mengenai penculikan tersebut.
 
Hal ini dikarenakan, seseorang tidak boleh dituntut dua kali, karena perbuatan yang oleh pengadilan Indonesia telah diadili dengan putusan yang menjadi tetap.
 
Penjelasan selengkapnya dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua