SEMA 4 Tahun 2026 dan Kepastian Hukum Putusan Bebas
OPINI

SEMA 4 Tahun 2026 dan Kepastian Hukum Putusan Bebas

SEMA Nomor 4 Tahun 2026 memperjelas batas banding dan kasasi serta tata cara menyelesaikan permohonan yang tidak memenuhi syarat formal. Kepastian tersebut patut diapresiasi, tetapi ketelitian pemeriksaan menjadi sangat penting ketika penetapan yang menutup upaya hukum tidak dapat dilawan.

•Bacaan 5 Menit
KH
Penulis Opini

Sebagai pedoman peradilan, SEMA harus dibaca bersama undang-undang yang dirujuknya. Pelaksanaannya tidak boleh memperluas pembatasan hak melampaui dasar hukum yang tersedia. Sementara itu, perlindungan kepentingan korban perlu diperkuat melalui kualitas pembuktian, pendampingan, dan penjelasan yang jujur mengenai batas upaya hukum.

SEMA Nomor 4 Tahun 2026 memberi arah penting bagi keseragaman hukum acara pidana. Keberhasilannya akan terlihat ketika putusan bebas memperoleh kepastian, putusan lepas dilaksanakan sesuai konsekuensinya, dan permohonan yang tidak memenuhi syarat diselesaikan secara tertib. Kepastian hukum layak dipercaya apabila keputusan menutup pemeriksaan lahir dari prosedur yang akurat, transparan, dan menghormati hak para pihak.

 

*) Dr. H. KMS Herman, S.H., M.H., M.Si., Dosen Pascasarjana Universitas Borobudur

Artikel Opini ini adalah tulisan pribadi Penulis, isinya tidak mewakili pandangan Redaksi Hukumonline

putusansemabebasputusan pengadilan
KMS Herman
KMS Herman

Dosen Pascasarjana Universitas Borobudur

Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info