Kamis, 20 September 2018

Menghadapi Tetangga Baru yang Meresahkan

Menghadapi Tetangga Baru yang Meresahkan

Pertanyaan

Apabila ada tetangga stres/setengah gila, dan saya ingin mengusir tetangga tersebut karena sering meresahkan, tindakan apa yang harus dilakukan? Tetangga saya masih baru dan belum tercatat sebagai warga di RT dan kelurahan tempat saya tinggal.  

Intisari Jawaban

Setiap perpindahan penduduk harus dilaporkan kepada Kepala Desa/Lurah tempat tujuan dengan menunjukkan Surat Keterangan Pindah untuk kemudian akan mendapatkan Surat Keterangan Pindah Datang yang nantinya berfungsi untuk proses penerbitan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dengan alamat baru maupun perekaman ke dalam database kependudukan
Dalam praktiknya, umumnya setiap pendatang diwajibkan melapor kepada Ketua RT setempat setelah datang ke suatu tempat dan tinggal melebihi waktu 1x24 jam.
Dalam hal ini, ada baiknya Anda melaporkan kepada Kepala Desa atau Ketua RT/RW atau Lurah setempat terkait dengan pindah datangnya orang tersebut (tetangga Anda) dan keresahan yang ditimbulkannya.
Jika upaya tersebut tidak berhasil, apabila Anda merasa hak Anda dilanggar dan merugikan kepentingan Anda karena tindakan dari tetangga tersebut, maka perbuatan tetangga Anda tersebut dapat dikategorikan sebagai perbuatan melawan hukum (PMH). Anda dapat menggugat tetangga Anda secara perdata untuk meminta ganti kerugian atas dasar PMH.
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda simak dalam ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Ingin Masalah Anda Segera Tuntas?

Percayakan masalah hukum Anda ke ahlinya. Hubungi konsultan hukum profesional, hanya Rp299.000,- per 30 menit.

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
PENJAWAB : Sovia Hasanah, S.H.
MITRA : Bung Pokrol
Sovia Hasanah mendapatkan gelar Sarjana Hukum dari Universitas Andalas pada 2016 dengan mengambil Program Kekhususan IX (Hukum Agraria dan Sumber Daya Alam).
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua