Kamis, 01 Agustus 2019

Klaim Asuransi Berupa Uang Pisah bagi Karyawan yang Resign

Klaim Asuransi Berupa Uang Pisah bagi Karyawan yang Resign

Pertanyaan

Apakah karyawan yang telah resign berhak meminta uang pisah secara langsung kepada perusahaan walaupun uang pisah tersebut sudah diasuransikan namun tidak dapat diklaim secara penuh sebelum usia tertentu. Jadi saya mengalami kasus di mana saya tidak bisa mencairkan uang pisah secara penuh, kecuali sudah berumur 30 tahun sementara saya baru berumur 28 tahun. Apakah saya salah apabila saya menuntut perusahaan untuk membayar uang pisah tersebut secara langsung dan saya menyerahkan syarat pencairan dana yang telah diasuransikan untuk diklaim oleh perusahan tersebut 2 tahun kemudian? Terima kasih.

Intisari Jawaban

Anda tidak salah menuntut perusahaan untuk mencairkan uang pisah sebagai hak karena Anda mengundurkan diri atas kemauan sendiri. Namun karena uang pisah telah dimasukkan dalam bentuk asuransi, hendaknya harus dipelajari betul klausula-klausula yang tercantum dalam polis asuransi agar tidak merugikan Anda atau perusahaan tempat Anda bekerja.
 
Penjelasan lebih lanjut silakan klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua