Rabu, 07 November 2018

Status Karyawan Kontrak Jika Terjadi Pengalihan Perusahaan

Status Karyawan Kontrak Jika Terjadi Pengalihan Perusahaan

Pertanyaan

Saya ingin menanyakan status karyawan berikut: Saya bekerja di perusahaan A semenjak Januari 2018 kontrak hingga April 2019. Lalu per bulan November 2018, perusahaan akan berubah nama, management, pemilik dan job description masing-masing karyawan masih tetap sama. Pertanyaan saya, apakah kontrak saya ulang dari awal ketika nama berubah atau tetap lanjut? Adakah dasar hukum untuk masalah ini? Mohon bantuannya. Terima kasih.

Intisari Jawaban

Berdasarkan ketentuan Pasal 61 ayat (3) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (UU Ketenagakerjaan), dalam hal terjadi pengalihan perusahaan, maka hak-hak pekerja/buruh menjadi tanggung jawab pengusaha baru, kecuali ditentukan lain dalam perjanjian pengalihan yang tidak mengurangi hak-hak pekerja/buruh. Artinya, perjanjian kerja (kontrak) Anda akan tetap dilanjutkan oleh perusahaan baru.
Namun apabila perusahaan menentukan lain (tidak ingin melanjutkan kontrak kerja lama/memperbaharui kontrak), maka perusahaan lama terlebih dahulu wajib membayar hak Anda atas upah sejumlah sisa masa kerja yang telah diatur di dalam perjanjian kerja waktu tertentu sebelumya, yaitu upah bulan November 2018 s/d bulan April 2019 sebagaimana diatur di dalam Pasal 62 UU Ketenagakerjaan.
Penjelasan lebih lanjut, silakan baca ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua