Kamis, 03 October 2019

Nasib Hak dan Kewajiban Karyawan Jika Terjadi Akuisisi

Nasib Hak dan Kewajiban Karyawan Jika Terjadi Akuisisi

Pertanyaan

Saya bekerja di salah satu perusahaan distributor bernama PT A. Dalam perjalanan waktu perusahaan induk PT A mengakuisisi 3 perusahaan consumer goods, sehingga dalam pemasaran, produk perusahaan itu kemudian dibebankan juga kepada PT A. Pertanyaan saya, secara hukum apakah diperbolehkan perusahaan induk membebankan pemasaran kepada karyawan PT. A, apabila dalam perjanjian kerja tidak mencantumkan hal tersebut?

Intisari Jawaban

Pada dasarnya pasca terjadinya akuisisi perusahaan, status karyawan pada perusahaan pengakuisisi maupun perusahaan yang diakuisisi tidak terpengaruh. Akan tetapi, tidak tertutup kemungkinan adanya perubahan syarat-syarat kerja, hak dan kewajiban pasca dilakukannya akuisisi tersebut, yang berbeda dengan apa yang telah dituangkan dalam perjanjian kerja sebelumnya.
 
Apabila hal tersebut terjadi, perlu dilakukan perubahan terhadap Peraturan Perusahaan, Perjanjian Kerja Bersama, dan Perjanjian Kerja. Lantas bagaimana pengaturan tentang perubahan tersebut?
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : Bung Pokrol
Bernadetha Aurelia Oktavira mendapatkan gelar Sarjana Hukum dari Universitas Sebelas Maret pada tahun 2019 dengan peminatan Hukum Perdata.
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua